Evaluasi dan Monitoring Pembelajaran serta Penyusunan Rencana Kegiatan Tahun 2026

Yogyakarta, 26 Januari 2026- Program Studi Magister Bimbingan dan Konseling Islam (MBKI) menyelenggarakan kegiatan Evaluasi dan Monitoring Pembelajaran Semester Berjalan yang dirangkaikan dengan Penyusunan Rencana Kegiatan Tahun 2026. Kegiatan ini melibatkan seluruh dosen serta Pengelola Sistem Mutu Program (PSMP) sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga dan meningkatkan mutu akademik, relevansi kurikulum, serta kualitas layanan pendidikan bagi mahasiswa.

Evaluasi dan monitoring pembelajaran difokuskan pada penelaahan menyeluruh terhadap proses pembelajaran, tingkat ketercapaian Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), efektivitas metode dan media pembelajaran, serta kesesuaian implementasi kurikulum dengan visi keilmuan Bimbingan dan Konseling Islam yang integratif, humanis, dan kontekstual. Proses evaluasi juga mempertimbangkan masukan dari dosen pengampu, pengelola program studi, serta refleksi akademik mahasiswa sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan.

Ketua Program Studi Magister BKI, Moh. Khoerul Anwar, Ph.D., menyampaikan bahwa kegiatan evaluasi ini tidak semata-mata bersifat administratif, melainkan menjadi ruang refleksi kolektif untuk memastikan pembelajaran tetap adaptif terhadap perkembangan zaman, kebutuhan mahasiswa, serta dinamika keilmuan dan praktik konseling Islam. “Monitoring pembelajaran merupakan instrumen strategis untuk menjaga kualitas akademik sekaligus memperkuat identitas keilmuan Program Studi Magister Bimbingan dan Konseling Islam,” ujarnya.

Selain evaluasi dan monitoring pembelajaran, kegiatan ini juga diarahkan pada perumusan rencana strategis dan program kerja tahun 2026. Pembahasan meliputi penguatan kurikulum berbasis capaian (outcome-based education), peningkatan kualitas riset dan publikasi ilmiah, pengembangan jejaring akademik dan profesional, penguatan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, serta inovasi pembelajaran yang responsif terhadap isu kesehatan mental, pendidikan, dan sosial-keagamaan.

Pelibatan seluruh unsur, yang terdiri atas pimpinan program studi, dosen tetap, dosen pengampu, PSMP, serta unsur pendukung akademik lainnya, mencerminkan semangat kolaborasi dan tata kelola program studi yang partisipatif. Melalui keterlibatan bersama ini, setiap keputusan dan rencana yang dirumuskan diharapkan bersifat komprehensif, aplikatif, dan berkelanjutan.

Program Studi Magister Bimbingan dan Konseling Islam menegaskan komitmennya untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan (continuous improvement) dalam rangka menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, matang secara personal, serta memiliki kepekaan spiritual dan sosial yang berlandaskan nilai-nilai Islam.

Kegiatan evaluasi dan perencanaan ini diharapkan menjadi pijakan strategis bagi Program Studi Magister Bimbingan dan Konseling Islam dalam menyongsong tahun 2026 dengan program-program yang lebih terarah, inovatif, dan berdampak nyata bagi pengembangan keilmuan Bimbingan dan Konseling Islam di tingkat nasional maupun global. -lkt